Majalah Digital JanganTulalit

Huawei, memberikan pelatihan Teknologi Informasi & Komunikasi

674 0

Huawei pelatihan TIK 1Huawei, selaku penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global , menandatangani perjanjian kerjasama program pelatihan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kerjasama ini ditandatangai oleh empat pihak, yakni PT Huawei, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT

Penandatanganan perjanjian tersebut disaksikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia dan Xi Jinping, Presiden Republik Rakyat Cina. PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) akan memberikan pelatihan bagi 1.000 mahasiswa jurusan TIK dalam waktu tiga tahun. Tenaga pelatih bersertifikasi dari Badan Litbang SDM Kemkominfo dan Institut Teknologi Bandung (ITB) akan lebih dulu dilatih oleh Huawei melalui program Train the Trainer.

Kurikulum pelatihan itu sendiri, akan dirumuskan oleh Huawei bersama-sama dengan Badan Litbang SDM Kemkominfo, PT Telkom, dan PT Telkomsel. Setelah menyelesaikan program pelatihan yang akan dilaksanakan di tiga tempat yakni di Pusat Pelatihan TIK Nasional Ciputat dan di Balai Pelatihan dan Pengembangan TIK Cikarang yang berada di bawah koordinasi Badan Litbang SDM Kemkominfo, serta di Bandung.

Pada tahap pertama, akan dipilih 100 mahasiswa dari perguruan tinggi terbaik di seluruh Indonesia, di antaranya dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Negeri Padang (UNP). Selanjutnya 10 peserta terbaik dari tahap awal ini akan berkesempatan mengikuti program magang di kantor Telkomsel.

Sheng Kai, Country Director, Huawei Indonesia menyambut dengan antusias program pendidikan ini. “Penyelenggaraan pendidikan dalam bidang TIK merupakan salah satu komitmen Huawei bagi Indonesia dengan jalan memusatkan perhatian kepada pemberian pelatihan secara berkesinambungan dan menyeluruh,“ ujar Sheng Kai.

Sambutan hangat juga datang dari Telkomsel untuk program pendidikan yang merupakan bagian dari Joint Corporation dalam proyek NG-TINEM. Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga mengatakan, “Penting sekali memiliki tenaga-tenaga ahli dalam bidang TIK, terutama karena industrinya yang terus menerus berkembang dan berekspansi seiring dengan perkembangan era globalisasi. Untuk itu, kami berharap program ini dapat memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengembangan wawasan bagi para pelaku TIK, terutama mahasiswa-mahasiswa TIK terbaik dan berkualitas dari Indonesia.”

Direktur Human Capital Management Telkom, Priyantono Rudito menambahkan, Telkom menyambut baik kerjasama pelatihan TIK tersebut, terutama karena pelatihan ini melibatkan tidak saja operator, tetapi juga Huawei yang merupakan penyedia solusi informasi dan teknologi komunikasi terkemuka di dunia

“Huawei Indonesia sangat bersemangat dan antusias menyambut pelajar dari beragam universitas terkemuka yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk hadir, belajar, serta berinovasi bersama demi memajukan bangsa,” ujar Sheng Kai.

Pengembangan talenta muda Indonesia ini, juga sejalan dengan proyek NG-TINEM sebelumnya. Baru-baru ini, Huawei juga menandatangani kerjasama dengan Telkomsel untuk proyek NG-TINEM, yang bertujuan membangun dan mengembangkan jaringan Mobile Broadband untuk Telkomsel selama tiga tahun ke depan, dimulai tahun ini. Sebagai bagian dari kerjasama ini, Huawei akan memfasilitasi pertukaran pengetahuan dengan membangun Joint Innovation Center (JIC).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.