Majalah Digital JanganTulalit

XL terus mengembangkan Digital Service Pada 2014

632 0

DS_3 ok

Toilet ditemukan 4 abad yang silam. Henpon ditemukan 40 tahun yang silam.  Tetapi hingga kini panestrasi toilet di dunia hanya 40% dan panestrasi henpon mencapai 90%. Vice president Digital Service XL  Yessie Yosetya memberikan metafora yang menarik dalam jumpa pers up Date Digital Service PT XL Axiata Tbk  Kamis, 13 Maret 2014 di Jakarta.  Metafora yang menggambarkan begitu pesatnya perkembangan teknologi telekomunikasi.

“Dahulu SMS Asisten hanya untuk kaum professional. Kalau mereka dihubungi ketika sedang ada aktifitas, maka aka nada jawaban sedang meeting. Namun kini bahasanya sudah gaul karena penggunanya sudah meluas. Masyarakat dari kalangan kelas menengah ke bawah sekarang sudah mampu membeli smartphone,” papar Yessie.

DS_1 okSaat ini sejumlah layanan digital terus dikembangkan oleh XL, di antaranya Xcloud, M2M, XL Tunai (payment), Mobile Advertising,Mobile Content dan sebagainya.  Layanan-layanan tersebut terbukti mendapatkan respon positif dari pelanggan dan masyarakat.  Menurut Direktur Digital Service XL, Dian Siswarini  Digital Service telah melayani lebih dari 300 pelanggan/korporat dan didukung lebih dari 6000 mitra kerja.

“Beraneka ragamnya inovasi layanan digital XL adalah potensi dan sarana terbaik kami mendekatkan diri dengan pelanggan.  Hal ini juga ditunjang panestrasi mobile phone dan pengguna internet di Indonesia yang mencapai 20-30%,” ujar Dian.

Ungkapnya lagi XL Digital service telah mendirikan delapan lini di luar Voice, SMS dn layanan internet dengan 55 portofolio yang terus berkembang. Delapan lini bisnis tersebut antara lain: Digital Entertainment, seperti musik, games, jejaring sosial dan video.  Contoh lainnya, Mobile Payment (M-Payment) yang merupakan layanan dompet virtual yang melekat di nomor ponsel dan Mobile Bangking (M-Banking) yang menyediakan jasa perbankan melalui henpon.

“XL Digital Service juga meluncurkan Machine to Machine (M2M), sebuah solusi yang meneydiakan sarana komunikasi antar perangkat, cloud atau komputasi awan yang dapat menyimpan data, pengolahan aplikasi dan penyediaan infrastruktur,” lanjut Dian.  Pada 2014 Digital Service memperkuat layanan Data Center di Surabaya, Pekanbaru dan Jakarta (Bintaro).  Digital service juga melucnurkan situs  e-commerce, elevenia yang merupakan joint venture dengan SK Planet asal Korea Selatan.

“Untuk produk pada 2014, XL Digital Services akan meluncurkan gundang aplikasi, serta meluncurkan program mendukung kemajuan di desa-desa melalui Xmart Village,” imbuh Dian lagi. Investasinya kalau taka da aral melintang antara 15-20 juta Dollar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.